Menjaga Keamanan Jaringan pada Infrastruktur LAN dan WAN

Jaringan komputer baik LAN (Local Area Network) maupun WAN (Wide Area Network) kini menjadi urat nadi yang menopang kelangsungan operasional sebuah perusahaan. Oleh karena itu, keamanan jaringan perlu diutamakan agar terhindar dari berbagai serangan siber yang berbahaya.

Namun sayangnya, banyak perusahaan yang masih meremehkan pentingnya keamanan jaringan LAN dan WAN. Akibatnya rawan kebocoran data hingga tuntutan finansial akibat kelalaian menjaga infrastruktur IT perusahaan.

Lewat artikel ini akan dibahas secara tuntas langkah-langkah ampuh yang wajib diterapkan guna menjaga keamanan jaringan pada sistem LAN dan WAN di lingkungan kerja.

Baca juga : Studi Kasus: Implementasi Jaringan LAN di Kampus

Risiko Ancaman pada Jaringan LAN Korporat

Sebelum ke solusi, mari kita pahami dulu jenis risiko yang kerap mengancam keamanan Local Area Network perusahaan:

1. Serangan Phising

Salah satu serangan yang jamak terjadi adalah phising. Pelaku menyamar sebagai atasan di perusahaan dan mengirim email untuk mencuri password karyawan.

2. Penyusupan Jaringan

Celah keamanan pada WiFi perusahaan kerap disusupi hacker. Mereka bisa mencuri data, menginfeksi malware, hingga Denial of Service untuk mematikan jaringan.

3. Serangan Man in The Middle

Metode ini dilakukan hacker dengan cara ???menyisip??? di tengah komunikasi dua device dan mencuri data tanpa sepengetahuan pengguna di kedua ujung.

4. Penyadapan Paket Data

Sniffing atau pembajakan paket data yang melintas di jaringan perusahaan sangat merugikan karena banyak data rahasia korporat yang bisa dicuri.

Itu sekilas empat risiko ancaman yang senantiasa mengintai jaringan komputer lokal perusahaan. Kini kita beralih ke langkah preventif pada sisi jaringan luas (WAN).

Upaya Pengamanan Infrastruktur Jaringan WAN

Berikut beberapa cara jitu yang dapat dilakukan admin jaringan untuk mengamankan sistem WAN guna mencegah akses ilegal dan pencurian data:

1. Impelementasikan Virtual Private Network (VPN)

Dengan teknologi VPN, seluruh akses jarak jauh ke server dan jaringan korporat terskrpsi dan aman dari penyadapan maupun serangan man in the middle. VPN wajib bagi karyawan remote access.

2. Gunakan Protokol Komunikasi yang Aman

Menerapkan protokol yang terenkripsi seperti HTTPS, SFTP, dan SSH sudah menjadi keharusan saat melakukan pertukaran data melalui WAN. Jangan gunakan protokol tidak aman seperti Telnet dan FTP.

3. Aktifkan Firewall Session Filtering

Firewall harus dikonfigurasi untuk melakukan session filtering agar semua paket data dari luar yang mencurigakan otomatis diblokir. Firewall menjadi benteng pertahanan WAN yang handal.

4. Lakukan Manajemen Bandwidth

Feature manajemen bandwidth pada router sangat penting agar bandwidth internet tidak habis terpakai untuk hal yang tidak produktif dan berisiko. Blacklist situs berbahaya dan batasi bandwidth untuk streaming HD.

Begitu pula, batasi penggunaan protokol peer-to-peer yang boros bandwidth sekaligus rawan malware.

Nah dengan menerapkan cara-cara di atas, risiko gangguan keamanan pada jaringan WAN bisa ditekan seminimal mungkin. Perusahaan juga perlu berinvestasi software keamanan tingkat tinggi guna melindungi seluruh jaringan korporat secara menyeluruh.

Baca juga : Menghadapi Tantangan Keamanan Server

Manfaatkan Layanan Managed Security dari Pakar IT

Menjaga keamanan jaringan komputer perusahaan bukanlah hal yang mudah mengingat kompleksitas ancaman ke depannya. Diperlukan sumber daya dan tim IT security handal dalam jumlah cukup.

Oleh karena itu, alih-alih membentuk sendiri divisi keamanan IT yang solid, lebih disarankan untuk menggunakan layanan profesional dari perusahaan terpercaya.

PT Gumilang Nusantara Abadi merupakan pilihan yang sangat tepat. Kami menawarkan Managed Security Services khusus untuk melindungi keamanan jaringan lokal & global perusahaan dari segala jenis serangan siber.

Tim IT security tingkat advance siap memantau dan melindungi infrastruktur Teknologi Informasi klien setiap saat, setiap hari. Perusahaan tidak perlu repot memikirkan persoalan keamanan jaringan lagi karena sepenuhnya terkelola.

Pertanyaan Umum Soal Pengamanan Jaringan

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang paling sering diajukan terkait upaya pengamanan infrastruktur LAN dan WAN perusahaan:

*Apakah keamanan WiFi perusahaan juga penting diperhatikan?

Ya, WiFi perusahaan rawan disusupi pihak luar sehingga akses point-nya perlu dilindungi password kuat dan filter MAC Address. VPN juga wajib diaplikasikan pada setiap device karyawan.

*Mengapa remote desktop rentan diserang hacker?

Karena banyak perusahaan yang ceroboh tidak mengamankan akses RDP dengan OTP ataupun multifaktor autentikasi. Celah inilah yang disusupi hacker untuk bobol server perusahaan.

*Berapa lama optimal waktu penggantian password jaringan?

Minimum 3 bulan sekali. Penggantian password berkala sangat penting agar akun tidak sempat dibobol jika data password bocor ke pihak luar.

Bolehkah karyawan menghubungkan flashdisk pribadi ke komputer kantor?

Sangat tidak dianjurkan dan sebaiknya dilarang tegas mengingat flashdisk rawan malware yang berisiko menular ke jaringan korporat.

Kesimpulan

Demikian ulasan panjang lebar terkait ancaman keamanan yang kerap mengincar infrastruktur Local dan Wide Area Network perusahaan beserta langkah-langkah jitu menangkalnya.

Jadilah cerdas dengan bekerja sama dengan mitra profesional sekelas Gumilang Nusantara Abadi dalam menjaga keamanan jaringan dan perangkat IT di perusahaan Anda. Konsultasikan kebutuhan Anda dengan pakar keamanan IT kami.